Monday, December 31, 2007

Akhir tahun

Assalamu'alaikum

31122007

Tanggal 31 desember 2007, akhir tahun yang menyedihkan. Pasalnya dia jatuh di hari senin atau harpitnas(hari kecepit nasional) jadi semua aktifitas nasional matititiii. Kantor tutup, bank tutup dan beberapa toko juga tutup, karena cuti bersama. Emang sih enak bagi sebagian orang yang sedang liburan, tapi buat orang yang bener² butuh jasa serta fasilitas nasional gimana? Masak harus nunggu? Bayangkan deh, dari sabtu, minggu, senin, selasa, rabu baru buka. Harus nunggu 4 hari. Mo ngeposin surat susah mo ke bank tutup alhasil ya kayak aku tadi, gigit jari di jalan . Emang negara yang aneh….. perasaan di Negara ini banyak PR yang numpuk dan seHarusnya Harus diselesaikan. Tapi gilirannya libur kok sampai turah² ya? Apa gak kurang waktu tuh buat menyelesaikan PR nya? Gak tau ah….

Enaknya jadi petani, pedagang, orang desa dan tinggal di desa (ya memang kePraktisan akan aktifitas tidak maju alias kuper, tapi justru itu yang sekarang langka&perlu dilestarikan, karena keInstan-an itu pada akhirnya akan menjebak manusia menjadi orang PEMALAS. Sebagian orang memang OTAK yang bekerja untuk menciptakan kreatifitasnya, tapi bagaimana dengan orang yang posisinya sebagai konsumen alias pengguna?). back to topic : Aktifitas keseharian di desa gak ada yang libur, gak ada yang kekurangan hari atau kelebihan hari (waktu). Adanya ya pas-pas saja. Aktifitas keseharian tetep jalan, walaupun perkantoran, bank dan instansi² yang lain pada tutup. Mereka melakukan aktifitas/kegiatan dari mereka oleh mereka dan untuk mereka sendiri. Duh senengnya hidup tanpa harus menggantungkan orang lain . Life’s go on….. sampai-samapi kata ayahku, “iki tanggal piro, dino opo to ren, ra sekolah marakke.. sampe lali dino”

mosok sing ngertos dinten ming sing sekolah Yah?” gak gaul ah.. jawabku.

Padahal dalam hatiku, mereka ku kagumi. Hidup terus berjalan, tanpa ada patokan hari dengan tujuan yang pasti. Melalui hari-hari dengan bekerja keras sebaik mungkin dengan belajar dari hari kemarin untuk menuju kesuksesan di masa depan. Buat keluarga mereka, buat anak² mereka supaya sukses. Dan kata ibukku “sing penting iso nyenengke anak, minterke anak…supoyo dadi anak sing soleh lan sholehah supoyo mbesuk iso nggowo ibu’ lan ayah mlebu suargo.” Amiiiiin ibu . Semoga cita² ibu dan ayah terkabulkan. Amiiin .

No comments: